Pelatihan Menjahit, Ketua TP PKK Pacu UMKM Perempuan Naik Kelas

Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, menghadiri sekaligus memberikan arahan pada penutupan Pelatihan Menjahit Tas Kanvas yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM Kota Salatiga di Unistama Tingkir, Jumat (19/06/2026).

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti 30 peserta dan berhasil menghasilkan produk tas kanvas sesuai target pelatihan. Kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Salatiga, Dr. Bayu Joko Mulyono, S.Sos., M.Si., beserta jajaran, instruktur, dan peserta pelatihan.

Dalam laporannya, Bayu Joko Mulyono mengapresiasi semangat peserta selama mengikuti pelatihan. Ia menyampaikan bahwa seluruh peserta mampu menyelesaikan pelatihan dengan baik dan menghasilkan produk yang akan dipromosikan pada kegiatan nasional di Medan.
“Hasil karya peserta sangat menggembirakan. Produk tas yang dihasilkan akan kami tampilkan dalam kegiatan nasional di Medan sebagai upaya promosi sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi UMKM Kota Salatiga,” ujarnya.

Sementara itu, Retno Robby Hernawan mengapresiasi Dinas Koperasi dan UKM yang terus menghadirkan program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan keterampilan produktif. Menurutnya, pelatihan tidak boleh berhenti pada pemberian keterampilan, tetapi harus mampu mendorong peserta menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing.
“Pelatihan ini bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk berkembang. Saya berharap keterampilan yang diperoleh dapat dikembangkan menjadi usaha produktif yang membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Jangan berhenti pada sertifikat, tetapi jadikan keterampilan ini sebagai modal untuk naik kelas dan memperluas pasar,” tegasnya.

Retno juga mendorong peserta memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk serta terus meningkatkan kapasitas melalui pelatihan lanjutan, termasuk pengelolaan usaha, pemasaran digital, dan literasi keuangan. Ia berharap hasil karya peserta dapat dipromosikan melalui berbagai pameran dan event strategis, seperti APEKSI, Kriya Nusa, dan Inacraft, sehingga mampu memperluas akses pasar bagi produk UMKM Kota Salatiga.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan hasil karya peserta dan foto bersama sebagai simbol berakhirnya pelatihan sekaligus awal langkah peserta dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.