Keramaian Salatiga Fair 2018

SALATIGA-Tidak kurang dari 210 stan usaha mikro kecil menengah (UMKM), meramaikan pameran berskala nasional dan terbesar di Salatiga, bertajuk Salatiga Fair 2018, Rabu (28/11) hingga Minggu (2/12).

Kegiatan itu diikuti UMKM dari kabupaten dan kota di Indonesia, termasuk 25 stan UMKM Kota Salatiga, stan kementerian, dan berbagai kegiatan usaha lainnya. Kadinas Koperasi dan UMKM, Wuri Pujiastuti mengatakan sebanyak 25 UMKM Kota Salatiga yang ikut serta dalam pameran Salatiga Fair ini, tidak dikenai biaya sewa tenda, alias gratis.

Mereka diharapkan dapat memamerkan produk unggulannya, agar dikenal secara nasional. Wuri mengungkapkan saat ini Dinas Koperasi telah membina 1.569 UMKM di Kota Salatiga. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya (2017), yaitu sebanyak 1.329 UMKM. Selama ini UMKM mendapatkan bantuan keuangan dari Pemkot Salatiga yang dikelola Dinas Koperasi dengan pinjaman di bawah Rp 50 juta.

Dalam kegiatan itu dijual sembako murah seharga Rp 60.000, tetapi cukup dibeli dengan harga Rp 10.000. Saat acara pembukaan, Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Nuryanto, mengatakan para pelaku bisnis, terutama dari kalangan anak muda, didorong untuk memanfatkan teknologi informasi. Semangat kewirausahaan generasi muda berbasis teknologi informasi itu perlu didukung, karena ke depan teknologi akan berkembang lebih cepat dan menjadi media berbisnis di era modern.

Kreatif

”Saat ini anak muda sangat kreatif menciptakan pekerjaan dan menghasilkan pendapatan yang besar dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi,” kata Rully Nuryanto.

Rully mengapresiasi pelaksanaan Salatiga Fair, karena menjadi ajang pemberdayaan dan pengembangan sektor koperasi dan UMKM di Kota Salatiga dan sekitarnya. Menurutnya, pemerintah tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, namun juga untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Dia melihat pelaksanaan Salatiga Fair 2018 akan menjadi sarana pengenalan produk baru, agar lebih dikenal masyaraakat. ”Ke depan event seperti ini, saya harap terus berlanjut dan dilaksanakan dengan selalu mengikuti tren yang berkembang sekarang ini,” ungkap Rully.

Pelaksanan harian Wali Kota Salatiga, Muh Haris menyambut baik kegiatan Salatiga Fair 2018, karena menjadi media promosi dan penjualan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Salatiga. Haris juga menginginkan bahwa kegiatan ini bisa berkelanjutan dan dapat diikuti oleh para pelaku ekonomi di Kota Salatiga dengan baik.

Sumber : Suara Merdeka