Kegiatan Inisiasi Perluasan Akses Pembiayaan dan Perpajakan oleh Kementerian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia (RI)

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia Hanung Harimba Rachman, pihaknya sedang menyiapkan perluasan subsidi bunga kredit usaha rakyat (KUR) bagi pelaku usaha UMKM. Stimulus ini merupakan bagian dari pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi

“Banyak UMKM mau pun koperasi saat ini mengalami kelesuan akibat dampak Covid-19. Ini karena mereka tidak bisa beraktivitas banyak, karena adanya pembatasan di luar rumah,” katanya saat memberi sambutan dalam kegiatan Inisiasi Perluasan Akses Pembiayaan dan Perpajakan yang digelar Kementerian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia (RI), di Hotel Laras Asri, Salatiga.

Kegiatan dibuka Wali Kota Salatiga Yuliyanto dan puluhan peserta dari Salatiga, Boyolali, dan Kabupaten Semarang. Hadir pula dalam kegiatan tersebut pejabat dari Dinas Koperasi dari Kabupaten Semarang dan Kabupaten Boyolali.

Menurut Harimba, subsidi bunga  KUR diharapkan  akan membantu pelaku usaha UMKM dan koperasi  agar mereka lebih berani mengambil risiko untuk meraktivasi kembali kegiatan usahanya. Karenanya ia meminta dinas terkait maupun koperasi untuk membantu nasabahnya guna mendapatkan subsidi bunga KUR ini.

“Kami merasa beruntung bisa menggelar acara di Salatiga. Pada saat ini keberadaan UMKM sedang mengalami kelesuan dikarenakan Covid-19. Oleh karenanya penting menggerakkan ekonomi di daerah-daerah sebagaimana amanat bapak Menteri, salah satu solusi adalah dengan menggelar kegiatan ini, serta pemberian bantuan-bantuan kepada pelaku UMKM dan pelaku koperasi,” tuturnya.

Asisten Deputi Pembiayaan Non Bank dan Perpajakan Deputi Pembiayaan pada kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Sansoto berharap kegiatan tersebut bisa memberikan dampak positif bagi dunia koperasi dan UMKM.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto berharap Kementerian Koperasi dan UMKM RI untuk tidak segan-segan memberikan bantuan kepada masyarakat UMKM baik di Kota Salatiga, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Semarang. Kota Salatiga berdampingan dengan kedua kabupaten tersebut oleh karenanya ia berharap bisa maju bersama-sama.

“Saya juga berterima kasih kepada Kementerian Koperasi dan UMKM RI, utamanya kepada bapak menteri yang beberapa waktu lalu secara pribadi berkunjung langsung ke Salatiga. Dan terima kasih atas bantuan permodalan bagi pelaku UMKM. Di tengah Covid-19 kali, bantuan permodalan bergulir semacam ini sangat bermanfaat sekali bagi para pelaku UMKM. Di tengah daya beli dan penghasilan masyarakat yang menurun tentunya bantuan dapat menjadi stimulus bagi keberlangsungan usaha,” ucapnya.

Sumber : https://www.suaramerdeka.com/